Contoh Brosur Promosi WiFi Untuk Bisnis Jaringan rt rw net

Dalam kesempatan ini tsar5e.com akan berbagi contoh brosur promosi wifi yang dapat anda sesuaikan dengan kebutuhan bisnis jaringan rt rw net yang anda kebangkan saat ini baik didesa dan lain sebagainya.

Seperti yang kita ketahui bisnis wifi rt rw sangat memiliki prosfek yang bagus, karena Internet dapat digolongkan sebagai salah satu kebutuhan terpenting dalam masyarakat saat ini.

Ditambah lagi dengan hadirnya berbagai jenis perangkat elektronik yang canggih dan biasanya membutuhkan koneksi internet agar dapat berfungsi secara maksimal. Sebut saja ponsel, di mana ponsel seolah tidak memiliki fungsi jika tidak terhubung dengan koneksi internet.

Kebutuhan akan koneksi internet rt rw yang semakin tinggi, Anda bisa memanfaatkan peluang ini untuk membuka usaha. Bisnis terbaik yang berhubungan dengan internet adalah bisnis wifi rt rw net.

Wifi rt rw ini tidak ada matinya, dan peminatnya semakin bertambah. Tetapi untuk memperlancar bisnis rt rw net yang sudah mulai, maka membutuhkan alat promosinya. Jika Anda belum memilikinya, berikut kami hadirkan beberapa contoh brosur pemasangan wifi RT RW Net yang bisa Anda download sebagai referensi.

Izin Mendirikan Tower rt rw net

Jika Anda adalah pelaku aktivitas komersial ini, Anda harus melihat beberapa persyaratan untuk izin rt rw net yang perlu Anda ketahui. Berikut beberapa persyaratan yang perlu anda sediakan:

  • SITU (Surat izin tempat usaha)
  • SIUP (Surat izin usaha perdagangan)
  • TDP (Tanda daftar perusahaan)
  • NPWP Pribadi
  • AKTA PENDIRIAN dari Notaris
  • NPWP BADAN

Izin-izin di atas merupakan izin standar bagi para pelaku usaha di Indonesia, baik itu jasa usaha, jasa tenaga kerja, maupun jasa usaha untuk barang yang kelihatan maupun yang tidak kelihatan.

Informasi lebih lanjut tentang perizinan layanan Internet lainnya atau persyaratan untuk Rt rw net, antara lain:

  • Menyerahkan salinan Profile Perusahaan
  • Mendaftar sebagai Keanggotaan APJII (Asosiasi Penyelenggara Internet Indonesia)
  • Mengikuti program pengujian (ULO) Uji Layak Operasional dari Kominfo
  • Telah mengajukan formulir izin prinsip ke Dinas perhubungan

Itulah beberapa syarat bisnis rt rw net Indonesia yang dapat kami uraikan secara kontekstual, semoga dapat memberikan wawasan.

Modal Investasi jaringan rt rw net

Yang pertama adalah modal investasi yang meliputi peralatan utama dan perlengkapan usaha. Untuk perhitungannya sendiri, sebagai berikut:

  • Biaya pemasangan tower (tinggi 20 meter) = Rp 7.000.000,-
  • Alat anti petir = Rp 1.000.000,0
  • Komputer server = Rp 4.500.000,-
  • Printer kecil untuk pembayaran = Rp 500.000,-
  • Alat-alat lain [mikrotik, alat perakitan, konektor, POE dan access poin ] = Rp 7.500.000,-

Jadi, total modal awal yang harus Anda siapkan untuk bisnis wifi rt rw ini adalah sekitar Rp. 20.500.000.

Biaya Operasional Untuk 50 Pelanggan Pertama

Untuk operasi normal, ini termasuk kabel Fiber Optic dan router yang akan dipasang di rumah pelanggan. Ini berfungsi sebagai penerima pancaran sinyal dari menara utama.

  • Kabel Fiber Optic [3.000 meter] = Rp 3.600.000,- @Rp 12.000 per meter
    Peralatan Router [50 item] = Rp 8.000.000,- @160.000 per item.

Jadi total biaya operasional dengan asumsi 50 pelanggan pertama adalah Rp. 11.600.000,-

Biaya Operasional Bulanan wifi rt rw

Selain biaya operasional pemasangan jaringan, terdapat juga biaya tetap bulanan, antara lain:

  • Biaya Listrik = Rp 300.000,- per bulan
  • Gaji Penjaga jaringan = Rp 2.000.000,- untuk 2 orang

Untuk total biaya bulanan yang perlu dikeluarkan sebesar Rp 2.300.000,-

Keuntungan yang Didapat Dari internet rt rw

Sekarang lanjut ke cara menghitung profit yang didapat dari bisnis RT RW Net dan sudah dijelaskan diatas bahwa target customer awal yang didapat adalah 50 customer. Misal kita membagi 50 klien, maka dalam jangka waktu 5 bulan bisa didapat, dengan setiap bulan didapatkan 10 klien.

Misalnya, biaya awal adalah Rp 250.000 dan biaya Internet bulanan adalah Rp 200.000. Jadi, untuk perhitungan penghasilan pada 5 bulan pertama yaitu:

Biaya pemasangan awal

Rp 250.000,- X 50 pelanggan = Rp 12.500.000,-

Biaya paket internet wifi rt rw untuk 10 pelanggan pertama

Rp 200.000,- X 10 nasabah X 5 bulan = Rp 10.000.000,-

Biaya paket internet wifi rt rw untuk 10 pelanggan di bulan kedua

Rp 200.000,- X 10 nasabah X 4 bulan = Rp 8.000.000,-

Biaya paket internet wifi rt rw untuk 10 pelanggan di bulan ketiga

Rp 200.000,- X 10 nasabah X 3 bulan = Rp 6.000.000,-

Biaya paket internet  wifi rt rw untuk 10 pelanggan di bulan keempat

Rp 200.000,- X 10 nasabah X 2 bulan = Rp 4.000.000,-

Biaya paket internet wifi rt rw untuk 10 pelanggan di bulan kelima

Rp 200.000,- X 10 nasabah X 1 bulan = Rp 2.000.000,-

Dari perhitungan di atas, berarti total pendapatan dalam 5 bulan pertama adalah Rp 42.500.000.

Sedangkan jika modal dan biaya operasional dipotong selama 5 bulan, yaitu:

Rp 42.500.000 dikurang  (Rp 2.300.000 X 5) dikurang Rp 11.600.000 = Rp 19.400.000,-

Contoh brosur promosi wifi

Berikut contoh brosur pemasangan wifi yang dapat anda download dibawah ini.

contoh brosur wifi
Contoh brosur wifi

Berikut contoh brosur internet yang bisa kami bagikan untuk anda kali ini!

contoh brosur internet
Contoh brosur internet

Demikianlah contoh brosur promosi wifi yang bisa kami bagikan untuk anda semua semoga berguna sampai jumpa di postingan berikutnya!

Post Author: Rihana Sibogandi

Sangat senang dengan dunia bisnis sehingga saya tertarik untuk menulis catatan online di tsar5e.com dan saya berharap apa yang sudah saya pelajari bisa berguna untuk semua orang yang membaca di blog ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.