Tempat Jualan Pinggir Jalan Yang Menarik dan Menguntungkan

Pilihlah tempat jualan pinggir jalan dengan benar agar bisa meraup untung besar dengan modal kecil. Menjalankan bisnis di pinggir jalan secara matematis memang memiliki peluang besar untuk laris manis. Bagaimana tidak, jalanan sebagai tempat sebagian orang lewat. Setiap hari, beberapa ratus atau bahkan beberapa ribu orang berjalan di jalanan.

Jumlah orang yang akhirnya lewat tergantung pada lokasi jalan. Semakin besar dan ramai tempat itu, semakin banyak orang yang melewatinya.

Namun, peluang untuk membuat usaha bisnis tidak hanya tergantung pada jumlah orang yang lewat. Pemilihan tempat dan jenis usaha yang tepat memegang peranan penting.

Pada kesempatan kali ini, kami akan mengulas secara eksklusif jenis-jenis usaha yang berpotensi laris manis meski dibuka dengan modal yang tidak terlalu besar.

tempat jualan pinggir jalan

Baca juga : 54 Usaha Yang Jarang Tapi Dibutuhkan Oleh Banyak Orang

Tempat Jualan Pinggir Jalan

Berikut beberapa cara memilih tempat jualan pinggir jalan yang benar :

1. Lokasi mudah dilihat konsumen

Hal pertama yang perlu Anda pikirkan ketika membuka usaha toko atau tempat berdagang adalah Anda harus memilih posisi yang mudah dilihat oleh konsumen , semakin sering pengunjung melihatnya, tentu akan ada kemauan mereka untuk berhenti dan membeli di tempat itu.

2. Dekat dengan jalan raya

Membuka usaha di dekat jalan raya menjadi pilihan jika ingin membuka ruang usaha. Karena kita tahu jalan raya selalu ramai dengan kendaraan yang berlalu lalang, oleh karena itu semakin banyak pengendara yang lewat di jalan raya, karena itu semakin besar peluang konsumen setia untuk datang.

3. Dekat dengan Keramaian

Sama seperti membangun bisnis di dekat jalan raya, membangun bisnis ruko di lokasi yang dekat dengan keramaian juga memiliki potensi yang baik untuk bisnis Anda nantinya, karena semakin ramai tempat Anda membangun bisnis maka semakin besar kemungkinan salah satu pengunjung Anda akan membeli produk/barang dagangan Anda. . Tempat ramai yang vital, misalnya: dekat supermarket (Indomart dan Alfamart), dekat sekolah, dekat pusat perbelanjaan, dekat taman, dekat SPBU dan lokasi ramai lainnya.

4. Desain toko harus menarik

Membangun ruko atau ruang usaha harus benar-benar diperhatikan, karena kita tahu jika pengunjung memilih tempat untuk membeli, tentu yang pertama akan dilihat adalah tampilan luar toko, apalagi jika ada niat untuk membukanya. sebuah bisnis restoran.

5. Tentukan ruang usaha sesuai kebutuhan

Pengusaha kemudian membangun usaha sesuai dengan yang dibutuhkan di lingkungan tersebut, misalnya anda tinggal di daerah dekat bandara atau tempat wisata, oleh karena itu jenis usaha yang paling baik adalah rumah kost, jika dekat dengan sekolah dan universitas karena itu beberapa catatan dan kantor dll.

6. Gunakan cat dengan warna ceria dan terang

Mata seseorang cenderung terfokus ketika melihat sesuatu yang terlihat ceria dan berbeda dengan lingkungan disekitarnya, coba anda lihat di beberapa supermarket seperti Alfa Mart dan Indomart, pasti membuat tampilan toko terlihat jernih karena umumnya tempat yang jelas menarik pengunjung. Cobalah jika Anda tidak yakin jika Anda melihat di lingkungan Anda, tentu saja beberapa toko yang memiliki pencahayaan yang baik umumnya ramai dengan konsumen.

Baca juga : Cara Membeli Pampers Langsung dari Pabrik Tanpa Perantara

Usaha pinggir jalan kampung

Ada beberapa usaha pinggir jalan yang bisa dilakukan di jalan desa, antara lain:

1. Jual sayur di pagi dan sore hari

Sayuran merupakan kebutuhan pokok yang sangat dibutuhkan oleh setiap orang. Jenis usaha ini bisa dibuka dengan modal besar maupun modal kecil. Tergantung pangsa pasarnya.

Jika pangsa pasarnya masih di lingkungan desa, membuka merchandise kecil-kecilan menjadi pilihan yang tepat karena penjualannya langsung retail. Tidak untuk dijual secara partai atau grosir.

2. Bensin eceran

Jika Anda berniat menjual bensin secara eceran, maka kini ada dua pilihan yang bisa diambil. Pertama, ikut program pembuatan SPBU mini. Kedua, jual bensin dengan lapak sendiri.

3. Toko Pinggir Jalan

Usaha pinggir jalan desa selanjutnya adalah toko kelontong pinggir jalan. Usaha ini tidak memiliki margin yang besar karena sebagian besar mengandung bahan dasar yang harganya terus bersaing.

Meski begitu, setiap hari pasti ada yang membeli barang di toko kelontong ini karena produk yang dijual selalu dibutuhkan orang.

4. Jual gorengan

Jual beli gorengan merupakan salah satu bisnis yang kelihatannya sepele tapi ternyata menjanjikan. Anda bisa memulai bisnis ini dengan modal kecil dengan keuntungan besar.

Usaha ini cocok dilakukan pada pagi dan sore hari saat cuaca masih agak dingin atau sejuk. Untuk menjaga kualitas gorengan, juallah selagi masih hangat.

5. Minuman

Sementara gorengan bisa dijual di pagi dan sore hari, minuman biasanya dijual di siang hari atau bahkan sepanjang hari. Jenis minuman yang bisa dijual adalah jus buah, teh, cappucino cincau, dan sejenisnya.

Biasanya pembeli datang dari anak-anak tetangga yang sedang makan jajan atau sopir yang kehausan lalu berhenti di pinggir jalan desa.

Bisnis lesehan pinggir jalan

Banyak sekali pilihan bisnis lesehan pinggir jalan, namun kali ini kita hanya akan membahas 2 diantaranya :

1. Angkringan

Warung lesehan pertama adalah angkringan. Disini kamu bisa menjual menu nasi kucing hingga kopi dan minuman lainnya.

2. Sayuran segar

Warung lalapan juga cocok dibuat dengan konsep lesehan. Apalagi jika lokasi yang Anda pilih dekat dengan kampus dimana kebanyakan mahasiswa suka makan di tempat sambil ngobrol santai atau sekedar ngumpul diskusi tentang tugas kuliah.

Post Author: Rihana Sibogandi

Sangat senang dengan dunia bisnis sehingga saya tertarik untuk menulis catatan online di tsar5e.com dan saya berharap apa yang sudah saya pelajari bisa berguna untuk semua orang yang membaca di blog ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.